My body, my clothes, my business..

Belakangan fenomena hijabers modis udah kaya trend. Sejauh mata memandang, perempuan modis berhijab ada dimana-mana. Gue, sebagai pecinta mereka yang berdandan/ bergaya ciamik pun sangat menikmatinya.

Bukan, bukan, gue bukan pecinta/ pengikut trend, fashion atau apapun sebutannya. Gue hanya suka melihat orang-orang yang tampil gaya dengan percaya diri. Gimana bisa bilang dirinya pecinta fashion, wong gw kalo pake baju juga masih suka sembarangan kok :D

Seperti biasa, hal yang lagi naik daun, pasti akan ada 'haters'-nya juga. Ga peduli bahwa ada sisi positif dari hal tersebut. Salah satu hate comments yang muncul dari fenomena ini kira2 adalah, pake hijab karena trend bukan keinginan hati semata.

Salah nggak?
Kebetulan gw pake kerudung udah lumayan lama. Walo perlu diakui, dari dulu pake kerudungnya nggak ada modis2nya dan bener2nya. Cuma 1 gaya dan warna. Gaya kerudung segi empat warna hitam (yap, hanya 1 warna sejak 2003) diikat ditengkuk. Kelar.
Leher keliatan dong? Yoi. Nggak bener kan? Kaya gini nih:


Tahun 2011, pas udah di Female Daily, ada tantangan bagi setiap kru-nya. Melakukan hal yang bukan 'elo banget' selama 7 hari. Orang2 kantor menyarankan gw untuk jangan pake kerudung hitam selama 7 hari. Bisa? Bisa dong, alhamdulillah. Koleksi pashmina jadi kepake. Ah, 7 hari doang! Ternyata nggak, hal ini berlanjut terus, dan gw selain pake warna lain juga mencoba gaya lain. Aktif lagi di forum moslem outfitters dan nyadar bahwa hijab sekarang keren2 banget.

*lah kok jadi ngomongin gw sih?*

*nah ini gue masa kini - ceile*

Balik lagi ya, menurut hemat gw, mau ternyata yang pake hijab ngikutin trend, tetap perlu dihargai lho. Pake hijab is a big-huge step buat seorang perempuan. Lah nggak usah dari yang nggak pake sama sekali, macam gw ini yang udah pake (tapi ga bener) aja ketika mau pake hijab yang lebih benar, juga ada aja pemikirannya.

Mungkin aja kan, selama ini pengen banget, tapi belum dipikirkan secara mendalam. Nah pas banget hijab lagi naik daun, baru kepikiran lagi secara hijab modis ini ada dimana-mana kan. Segala sesuatu yang sering kita lihat, biasanya baru kepikiran. Awalnya naksir baju-bajunya, suka lihat gayanya, lama-lama jadi pake juga. Alhamdulillah dong! Yang pentiiing, begitu trend lewat hijabnya masih dipake, alias istiqamah. Eym?

Banyak juga komen-komen yang membawa ayat Quran bagaimana seharusnya muslimah berpakaian, ini kemudian menggiring ke opini bahwa hijab modis saat ini menyalahi aturan pemakaian hijab sesungguhnya.
*ah bagian ini banyak yang lebih jago*

Kalo gw pribadi, selama pakaian itu nggak 'penuh ke bungkus-bungkusnya', masih gw pake. Beberapa waktu lalu rame beredar sebuah blog yang menuding/ menyindir gaya perempuan berhijab yang salah. Gw nggak mau ngomongin gitu, gw juga JAUH dari sempurna. Dengan membeberkan (baca: menuding) seperti itu, menurut gw ga bikin lo lebih baik dari yang lo omongin, kok. Dan cara itu menurut gw ya, bukan mencerminkan muslimah yang baik juga.
Ini sama persis kaya kasus gw sering banget ketemu sama muslimah yang pakai baju serba tertutup, jilbab panjang dan berkaos kaki, tapi begitu melihat gw (yang gayanya begini ini, modis maksudnya *plak*) langsung menatap dari ujung kepala sampai kaki dengan tatapan merendahkan. Sebel? Pastinya! Tapi ya nggak mau balas dengan tatapan serupa ah, ntar gw sama aja kaya mereka. Asal tau aja, you're not better than me, dan sebaliknya, saya juga nggak lebiih baik dari kamu.

Berhijab, emang berat. Seluruh dunia kalau nggak anggap lo kudu lebih sempurna dalam semua hal, ya anggapan kedua adalah teroris *halah jadi inget pernah nggak boleh masup sebuah klab tahun 2004-an*.
Sering banget denger omongan, "benerin dulu sikap lo tuh", atau "sholat aja masih bolong-bolong, mo jilbaban", dan lain sebagainya. Eh ini mah beneran, waktu belum berkerudung, gw pernah nanya sama guru ngaji gw "gimana pahala orang yang sudah menjalankan semua perintah-Nya tapi belum berhijab?". Jawabnya, "ya, semua pahala yang dikumpulkan nanti akan dihitung juga berapa 'dosa' yang kekumpul akibat belum berjilbab". Jeng-jeng, ini nih salah satu kalimat yang #jleb buat gw.

Walau demikian, berpakaian menurut gw adalah hak pribadi setiap manusia. Dan orang lain harus bisa menghormatinya. My body, my clothes, my business.
Misalnya nih, beberapa waktu lalu ada gerakan tentang rok mini (yang kebetulan beberapa penggagasnya gw kenal), ih gw mah mendukung mereka! Bukan karena rok mininya, tapi makna yang terkandung di dalam aksi tersebut yaitu hak seorang perempuan.

Ah by the way, gw juga masih teruuuuus belajar. Masih jauuuuuh dari sempurna, karena kesempurnaan kan hanya milik Allah SWT dan ketidaksempurnaan milik bund* d*rc* :D

(Setelah bertahun2 pake kerudung, baru sekali nih gw posting tentang hal ini. Maju mundur banget bikinnya, sadar diri lah, belum pantas bikin tulisan/ blogpost tentang hijab. Karena ini topik yang cukup sensitif, jadi rasanya perlu ada disclaimer: mohon maaf kalo ada salah-salah kata. Manusia kan gudangnya dosa)
sent from my Telkomsel Rockin'Berry®

Lita Iqtianti

Aquarian, Realistic Mom, Random, Quick Thinker, a Shoulder to Cry On, Independent, Certified Ojek Consumer, Forever Skincare Newbie.

7 comments:

  1. Gw sukaaaaa tulisan lo ini Lit, gak udah panjang2 komen kita tampak sehati *ciyeee..
    :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Passss kalo gitu, Mel.. Toss dulu kita!

      Delete
  2. selalu suka sama tulisannya lita.. apalagi di blog ini.. :)

    yang penting menurut gw adalah diri ini selalu ingat untuk memperbaiki diri agar jadi lebih baik dan selalu berbuat baik..

    masalah gmn nanti pahala dan dosanya, cuma Allah yang tau..

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you mak..

      Setuju, karena yang menurut kita paling bener juga belum tentu 'sang benar :)

      Delete
  3. stujuuuuu mbak liiit... pokoknya setuju 1000000% ma apa yang ditulis mbak lit.. :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahaay :) Termasuk kalimat yang gw mengklaim modis ya? :))

      Delete
  4. Mbak Litaaaa. Makasih artikelnya. Pas ketemu hijabers yang modis dengan dandanan lengkap saya ngelihatnya emang sempet mikir "uwoooowww" tapi kemudian saya lebih setuju tentang keputusan berhijab itu perjalanan panjang dan Alhamdulillaah mereka sudah mau berhijab.

    ReplyDelete