Showing posts with label music. Show all posts
Showing posts with label music. Show all posts

Monday, June 30, 2014

Today's Outfit: (Belagak) Anak Band



Bukan, gue mah bukan anak band. Boro-boro nge-band, nyanyi aja fals. Main gitar, dulu pernah diajarin main gitar sama beberapa teman, yang ada mereka nyerah, bok. Gue tuh sama pelajaran seni musik nggak temenan banget. Gue nggak pernah bisa inget kunci nada atau baca not balok *sigh*. Mungkin kata otak gue, “It’s too technical, Lit”. Hehehe.

Tapi yang namanya musik mah udah jadi bagian dalam hidup. Mau ngapain aja gue nyanyi (semacam Saiful Jamil kah aku?). Gue suka musik, apalagi kalo lagi stres, makin kenceng musik yang didengerin, berarti makin stres. Haha.

Biar kaya anak musik banget, nggak sah kalo nggak punya kaos berlogo band favorit, bukan? :D
Ini salah 2 dari band favorit gue, yang pertama Greenday. Cerita tentang Greenday, bisa jadi 1 blogpost sendiri. Apalagi tentang vokalisnya, Billie Joe Armstrong, ya ampun! Dari gue SMP sampe sekarang, gantengnya ga ilang-ilang..

Green Day T shirt | Levis Jeans | New Balance Shoes | Unbranded Parka

Foto ini di Lawangwangi Bandung, pas lagi perjalanan test drive Datsun. Lawangwangi ini super kece tempatnya. Tapi makanannya so-so banget. Bahkan gue yang mengategorikan makanan jadi:  enak dan nggak doyan aja tau bahwa makanannya biasa aja.

Terus yang ke dua ini The Smiths. Ini udah pasti karena ngefans sama Morrissey dong. Terus juga pas kebetulan salah satu lagunya The Smiths yang There’s A Light That Never Goes Out jadi OST di 500 Days of Summer, pas di adegan interaksi mereka pertama kali. Ah :’) 

The Smiths T shirt | New Look Pants | 'Sesuatu' Blazer (lupa merek apa) | Payless Shoes | Just a Bag 


Yah gitu lah, ga bisa jadi anak band, minimal sering pacaran sama anak band #eh 



Wednesday, April 30, 2014

She Will Be Loved

Kemarin pas menuju GBK bareng Adis, gue sempat ngomong bahwa gue lagi merasa numb. Ga ada gairah rasanya saat melakukan sesuatu. Olahraga, belanja, semuanya. Bahkan nafsu makan aja nggak ada. Mirip kaya Julia Roberts di Eat, Pray, Love deh. Datar aja gitu rasanya lihat apapun.

Balik lari gue naik Trans Galaxy, sambil dengerin playlist di Nokia Mix Radio. Malam itu gue pilihya cuma 2 artis, Katie Perry dan Gwen Stefani. Secara Mix Radio, ya, lagu yang diputar kan bukan hanya dari dua artis itu, tapi juga dari musisi lain yang genre musiknya sejenis.

Tau-tau lagunya Maroon 5 yang She Will Be Loved diputar..

Sambil ikutin nyanyi, eh kok mata gue rasanya panas ya..

Lagu ini memorinya kenceng banget. Seringnya bikin gue kuat lagi kalo lagi ada masalah. Lebayatun ya, masa cuma gegara lagu..

Jadi suatu masa sekitar 10 tahun yang lalu, gue baru aja mengalami hari-hari yang amat sangat buruk. Putus dari pacar terlama dalam kondisi yang tidak sangat baik-baik lah ceritanya. Cemen? Kadang suka merasa gitu, tapi kalo lo tau cerita selengkapnya.. Mungkin akan mikir beda. Mungkin lho ya, haha. Tapi nggak mau ceritain ah, terlalu complicated dan bak membuka luka lama *apasih*

Thursday, January 9, 2014

My Life Without Music..



will be awful!
Gue suka (dengar) musik. Ya, kenapa perlu pake penegasan bahwa hanya suka dengerin adalah karena gue nggak bisa main musik. Bahkan nyanyi aja suka sember. Bok, ngomong aja suara gue serak  ngebass. LOL.

Tapi gue merasa setiap langkah kehidupan *tsaah* perlu banget pake musik. Mau tidur, di perjalanan, sambil kerja apalagi!

Tapiiii... pengetahuan gue masalah musik juga minus sih, gue nggak update sama penyanyi atau band baru. Lagu-lagu pun biasanya yang gue dengerin, ya dari band atau penyanyi yang gue tau. Selera musik gue berhenti di tahun 90-an. Udah itu, koleksi musik juga nggak terlalu banyak. Total di harddisk dan di iPod itu sekitar 5GB. Karena kurang suka nambahin lagu baru, alhasil, lagunya ya itu- itu aja. iPod juga itu lagunya dari @heykila semua. Jadilah gue kenal sama Owl City, dan kawan-kawan. LOL.

Sampe kemudian gue kenalan sama Nokia Mix Radio yang saat ini lagi jadi andalannya Nokia Lumia. Testimoni gue secara singkat: luar biasa! Eh salah, LUAR BIASA!

Penampakannya

Friday, December 6, 2013

Alkisah Sebuah Handphone



Gue nggak banci gadget, tapi gue emang senang ngulik, walaupun nggak maksimal juga, haha. Pertama kali punya handphone tahun 2000, saat itu gue udah kerja part time, jadi sebagai yang datang dari keluarga sederhana, gue udah punya privillege untuk beli pulsa sendiri, endesbre-endesbre.
Udah 13 tahun punya handphone, berapa kali ya, gue ganti hp?

  • Siemens C25

Ini hp pertama, nggak beli juga melainkan dikasih sama om. Jadi waktu itu om gue minta bantuin gue bikin pamflet, nge-print dan perbanyak. Upahnya, gue dikasih hp ini yang LCD-nya rusak. Haha. jadi gue hanya disuruh benerin hp sendiri, waktu itu biaya benerin LCD 75 ribu dan gue kudu ke Roxy, karena belum banyak ITC macam sekarang.



  • Ericsson T20

Setelah berapa lama punya duit sendiri, gue mulai bisa ngumpulin duit dan niat beli hp baru. Ihiy, senang banget rasanya bisa beli hp baru pake uang sendiri. Nah, Ericsson T20 ini yang gue pilih. Lucu gitu bentuknya gendut-gendut dan warnanya biru putih.


Sayang, gue harus ganti lagi setelah 1 tahunan pake ini karena..... kecopetan T___T
Jadi saat itu gue udah kerja tetap di Tebet, masih kuliah di Lenteng Agung. Setiap hari naik KRL dari LA ke Tebet. Suatu hari pas turun dari KRL, gue mau naik ojek ke kantor, dompetnya nggak ada. Plus, pouch hp warna kuning merek flashy yang zaman dulu cukup tenar di Bandung, juga hilang. Hiks. Lemes bok.

  • Nokia

Bukan pisang, bukan 5110, bukan 8210. Ada seri 3 depannya, tapi lupak. Gue pikir 3530, ternyata pas gugling gambarnya, bukan itu. Karena 3530 udah warna, tapi yang gue punya ini belum.
Jadi setelah kecopetan, alhamdulillah dapet door prize handphone pas lagi liputan. Haha! Alhamdulillah, yaaa...

  • Nokia 3650

Mulailah masuk zaman handphone kamera. Harus punya dong, yaaaa....
Kenapa milih ini, karena 7650 hp kamera pertama itu terlalu mainstream :D si 3650 ini lucu, keypad-nya muter. Orang-orang bilang aneh, tapi ya gue demen sih! Dan gue bisa tetap sms-an dengan speed tingkat tinggi pake keypad macam gini. Haha. canggih!

 *gambar dari sini

  • Nokia 6630

My very expensive phone! Gue beli pas hp ini baru keluar. Di zamannya, tahun 2004, sangat mahal. Bahkan saat ini aja, gue nggak pernah belu hp dengan harga di atas 5 juta lagi. Secara masih single, penghasilan lumayan, bungkus lah!
Ini hp canggih banget. Hasil kameranya cakep dan bisa internetan. Hasek!
Pas udah nggak pake hp ini, bokap mau make karena dia nggak mau yang canggih-canggih banget. Dan di pertengahan tahun 2013 kemaren, hp ini ilang karena bokap lupa naro. Ya sutralah. Usianya panjang juga, ya, 9 tahun dalam kondisi prima.


  • Blackberry

Mulailah gue berkenalan dengan Blackberry di tahun 2008. Yang pertama gue punya yang curve dengan trackball. Usianya sampai 2 tahun, dengan kondisi trackball coplok terus. Gue benerin, kemudian Blackberry ini jadi milik nyokap.
2011, ganti BB ke Gemini ajuah. Seperti yang udah mention di atas, sejak 6630 nggak pernah beli hp mahal-mahal lagi. 2 juta aja rasanya mahal! Haha!
2012, dapet hibahan BB dari Hani (thank u Haniii :*) karena udah zaman Whatsapp, si Gemini udah mulai sering ngehang dan suatu hari nggak bisa nyala. Setelah Gemini dibenerin, dipake sama Igun yang awalnya #androidgariskeras :p

  • Samsung S3 Mini

Pas mulai ada gosip BBM bakal ada di Android, gue udah mulai lirak lirik Android. Apalagi, gue pake Galaxy Camera juga dan ngerasain serunya Android yang apps-nya banyak. Beli deh, si S3 Mini ini. Ipong sempat nanya, “Kenapa nggak S3 aja sekalian”. Mahal bok. Lagian kalo buat dibawa lari/ olahraga kegedean. Ntar gue ga bisa update lari berapa km, lagi #penting.

*bisa baca Conan dari awal sampe edisi terbaru!


  • Nokia Lumia 625

Ini bukan ganti, tapi jadi 2nd phone. Fyi, dari dulu gue nggak bisa pake hp 2. Zaman Flexy, Esia, dkk itu gue selalu punya. Jadi selain hp di atas, gue ada hp CDMA yang pada kenyataannya nggak pernah dipake juga, hehe.
Nah, si Lumia ini, enak banget dipakenya. Jangan tanya gue spek-nya. Itu bisa dicari di gsmarena.com hihihi. Secara ya, dari awal kalo dilihat gue lebih banyak pake Nokia, jadi walaupun beda sama Nokia zaman dulu, asa udah akrab sama Nokia.

What do i like most from this phone? Tentu saja si Nokia Mix Radio. Selain ada mixes music yang disediain dengan berbagai kategori (ada kategori yang judulnya “Kondangan Mantan Pacar”, isi lagunya pediiih semua. LOL), kita juga bisa bikin playlist sendiri. Tinggal masukin 3 artis/ band yang kita pilih, nanti playlist ini akan memainkan nggak hanya dari 3 artis itu. Tapi juga artis-artis yang musiknya sejenis dengan 3 artis tersebut. Wah, gue seneng banget, seriuuuus! Secara ya, bo, kehidupan gue ga bisa lepas dari dengerin musik *tsah* maksudnya, gue bisa lebih produktif saat dengerin musik gitchuw!



Anyway, bakal gue tulis terpisah ah, tentang si Lumia ini. Maklum, masih lagi jadi barang kedemenan. Haha!

Nah, itu perjalanan hp gue dari masa ke masa. Nggak terlalu banci gadget, kan?

Monday, December 2, 2013

Music Monday: Winter

Lagi dengerin mixes music yang playlist Punk Rock di #nokiarmixradio, tiba-tiba muter lagu dengan judul Winter yang nyanyi Bayside. Ini liriknya:

When Winter falls
Next year, I'll be holding on
To anything nailed down
As for being patient, with fate and all, it's getting old.
And my mind is slowly changing
I'm calling all my oldest friends,
Saying "sorry for this mess we're in,"
And I'm waiting, waiting
For the Sun to come and melt this snow,
wash away the pain, and give me back control, control.

An angel got his wings,
And we'll hold our heads up knowing that he's fine.
We'd all be lucky to have a love like that in a lifetime.

Should we still set his plate?
Should we still save his chair?
Should we still buy him gifts?
And if we don't, did we not care?
It makes you think about the life you've led,
Shit you've done, things you've said.
And it's grounding, grounding.
I've been feeling three feet tall this month,
hardly indestructible.
But the snow melts, and the rhythm still goes on.

An angel got his wings,
And we'll hold our heads up knowing that he's fine.
We'd all be lucky to have a love like that in a lifetime.

Friends stay side by side,
In life and death you've always stole my heart,
You'll always mean so much to me, it's hard to believe this

These nights in vans,
These nights in bars,
Don't mean a thing with empty hearts, with empty hearts.

An angel got his wings,
And we'll hold our heads up knowing that he's fine.
We'd all be lucky to have a love like that in a lifetime.

Friends stay side by side,
In life and death you've always stole my heart,
You've always meant so much to me, it's hard to believe
So much to me, it's hard to believe
So much to me, it's hard to believe this.




Ga tau, pas dengar lagu ini gue dalam kondisi mellow. Jadi menurut gue lagu ini related sama perasaan hati saat ini.

You've always meant so much to me, it's hard to believe

 Deym.

Monday, November 25, 2013

Music Monday: Carry On!

Telaat, gue baru suka lagu ini. Pas dengar lagunya dan baca liriknya (hell yeah, kadang juga ga peduli sama lirik), lagu ini bagus ya. Apalagi kalo didengerin pas perasaan lagi down, lagi patah harapan dan nggak semangat, carry on!

Kita harus hadapi semua yang ada di hadapan kita. Mau apa? Menghindar? Lo pikir bajaj, bisa ngeles dari kehidupan? Carry On!

Sedih, gebetan punya pacar yang lebih kece dari kita? Carry On! Emang cowo dia doang? LOL.
Bete, karena anak nggak mau tidur, suami belum pulang kantor? Carry On! Hadapi lah, masa lo mo kabur keluar rumah?
Kesel sama peraturan kantor? Carry on! Lo masih dapet duit dari sana kan?
Marah sama pemerintah? Carry on! Pikirin hal yang bisa lo ubah meski kecil tapi siapa tau berharga.
Berantem sama suami? Carry on! Ada anak yang harus dipikirin.

Bukan berarti menggampangkan masalah. Cuma kalau gue, kebetulan anaknya emang suka mengalir aja, ya jalani, hadapi. Nggak usah banyak mikir. Hayok mari. Efek setelahnya? Kita pikirkan sambil jalan, cari solusinya sambil terus dijalani.

Ya, banyak hal di kehidupan yang harus kita hadapi. Bagus, jelek, senang, sedih, semuanya kudu dihadapi dan cuma bisa bilang "Carry On!"

Yuk mari bernyanyi bersama!


Monday, October 21, 2013

Music Monday: Unpretty

I love this song, a lot!
Lagu ini bener-bener mencerminkan isi hati lah kalo masalah kecantikan, haha. Gue emang nggak terlalu suka dandan. Ofkors suka make up, tapi nggak yang terobsesi. Alhamdulillah sejak kecil gue selalu merasa diri gue udah cukup. Serius deh. Bahkan kalo ngebayangin apa yang mau gue ubah dari diri gue secara fisik, end up-nya selalu: nggak ada. 
Bukan berarti merasa sempurna, duile, sape gueee? Tapi ya emang buat gue alhamdulillah sempurna, punya anggota badan yang bisa berfungsi secara baik, apa bukan sempurna?

Kalo dengar lagu ini dan lihat video klipnya selalu terenyuh. Apalagi yang si Rozonda Chilli, di mana si pacar nyuruh dia operasi breast implan supaya lebih besar. Zzzz....
Lihat di klip ini deh:



Menurut gue, kalo kita pengen terlihat cantik, make sure itu karena diri kita sendiri pengen. Bukan menyenangkan siapapun. Emangnya enak dandan tiap hari, pake make up tebal cuma karena biar suami senang? *kalo gue kebalik, pake lipstik dikit, sama Igun dibilang "rapi bener?" haha*.
Atau, diet mati-matian demi supaya suami anggap seksi dan nggak berpaling ke perempuan lain?

Aduh, its so last year.
Mungkin memang penampilan fisik ada pengaruhnya sama cinta. Tapi buat gue pribadi, kalau hanya sebatas fisik, namanya bukan cinta.
Dandanlah so that you feel good of yoursef.
Olahragalah dengan alasan supaya sehat.

Bukan karena seseorang. Atau karena ingin dicintai.

Monday, October 7, 2013

Music Monday: Karena Kamu Cuma Satu

Kemarin seharian denger lagunya Naif yang judulnya Karena Kamu Cuma Satu. Selama ini taunya lagu ini bagus dan enak dinyanyiin/ didengerin. Ternyata pas memahami liriknya, eh lucu juga. Pas lah buat jadi wedding song :D

Ini liriknya:

Kau yang paling setia, kau yang teristimewa 
Kau yang aku cinta, cuma engkau saja
Dari semua pria aku yang juara 
Dari semua wanita kau yang paling sejiwa
Denganmu semua air mata menjadi tawa suara ria
Akankah kau selalu ada menemani dalam suka duka
Denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria
Janganlah kau berpaling dariku karena kamu cuma satu untukku
Kau satu-satunya dan tak ada dua 
Apalagi tiga, cuma engkau saja
Denganmu semua air mata menjadi tawa suara ria 
Akankah kau selalu ada menemani dalam suka duka 
Denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria 
Janganlah kau berpaling dariku karena kamu cuma satu untukku
Kau satu-satunya dan tak ada dua 
Apalagi tiga, cuma engkau saja 
Dari semua pria aku yang juara aku yang juara 
Dari semua wanita kau yang paling sejiwa
Denganmu semua air mata menjadi tawa suara ria
 Akankah kau selalu ada menemani dalam suka duka
 Denganmu aku bahagia, denganmu semua ceria 
Janganlah kau berpaling dariku karena kamu cuma satu untukku 
Untukku, untukku, untukku, untukku
 
A bit cheesy? Maybe.
Buat yang lagi kawinan sih lucu juga. Atau kalo si pacar/ suami nyanyiin lagu ini, umm.. ga mungkin ga tersipu-sipu. LOL.
 
Video klipnya juga baguuus! Here it is..
 
  

Monday, July 15, 2013

Music Monday: Just Give Me A Reason

Music Monday hadir kembali. Kali ini lagu (apa lagi?) menggalau bersama P!nk. Simak kata per katanya, deh. Apalagi pas bagian: 
I'm sorry I don't understand
Where all of this is coming from
I thought that we were fine
Silakan disimak, kak...

Right from the start
You were a thief
You stole my heart
And I your willing victim
I let you see the parts of me
That weren't all that pretty
And with every touch you fixed them

Now you've been talking in your sleep, oh, oh
Things you never say to me, oh, oh
Tell me that you've had enough
Of our love, our love

Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the stars
It's been written in the scars on our hearts
We're not broken just bent
And we can learn to love again

I'm sorry I don't understand
Where all of this is coming from
I thought that we were fine
(Oh, we had everything)
Your head is running wild again
My dear we still have everythin'
And it's all in your mind
(Yeah, but this is happenin')

You've been havin' real bad dreams, oh, oh
Used to lie so close to me, oh, oh
There's nothing more than empty sheets
Between our love, our love
Oh, our love, our love

Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
I never stopped
You're still written in the scars on my heart
You're not broken just bent
And we can learn to love again

Our tear ducts can rust
I'll fix it for us
We're collecting dust
But our love's enough
You're holding it in
You're pouring a drink
No nothing is as bad as it seems
We'll come clean

Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the stars
It's been written in the scars on our hearts
That we're not broken just bent
And we can learn to love again

Just give me a reason
Just a little bit's enough
Just a second we're not broken just bent
And we can learn to love again
It's in the stars
It's been written in the scars on our hearts
That we're not broken just bent
And we can learn to love again

Oh, we can learn to love again
Oh, we can learn to love again
Oh, oh, that we're not broken just bent
And we can learn to love again

Oh, ini videonya. Ih, seksi banget deh video ini :p

Friday, May 31, 2013

Today's Outfit: Inspired By Gwen

Hohoho...
Rabu kemarin ada mini outing kantor dengan dress code: musician. Ya sudah tentu, temannya ini kan ngefans sama Gwen, yak, langsung kepikiran jadi dia. Haha. Ga mirip? Bodo ah. Namanya juga pengen :D

Gue langsung mikir jadi Mbak Gwen karena memang baju-bajunya kurleb yang daily mirip lah. Ceile, sok akrab, mirip-miripin, hihihi... Karena emang gue perhatikan, baju-baju doi yang harian kan nggak neko-neko. Jeans, boots, kaos, jaket/ blazer. Gitu-gitu ajalah.

Ini foto Gwen waktu cover Vogue bulan Januari lalu yang gue jadiin contekan :D

kece yak, Mbak ini...




Dan ini gue *tutup muka*


White top: lupa merk apa
Blazer: Armani
Scarf: Nopai's
Skinny pants: New Look
Boots: forever 21
Black hat: sewa di Splendor
Spike bracelet: Ripcurl

Mirip nggak? Ya enggaklah, yaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..... :)))))

Monday, April 22, 2013

Music Monday: Titip Rindu Buat Ayah

Kasih sayang kita buat ibu, pasti sering banget diomongin. Tapi buat Ayah?

Gue punya kenanpgan manis sama bokap. Sewaktu kecil, bokap nggak pernah nggak meluangkan waktunya untuk main sama anak-anaknya. Jadi kuda-kudaan? Ah, itu mah kecil! Wong, diajak main salon-salonan aja, bokap mau! Gimana enggak, secara kedua anaknya cewe, alhasil bokap mau aja duduk manis lalu rambutnya mulai dari disisir, sampai dikuncir :')

Beranjak remaja, bokap masih rajin antar jemput anak-anaknya ke sekolah, sekalian beliau kerja. Malah sempat pas gue masuk siang zaman SMP, beliau selalu udah stand by di pintu gerbang untuk jemput anak bungsunya ini.

Nah, ketika gue mulai sibuk sama kuliah dan kerja, mulai sosok bokap yang hangat seperti pudar. Belakangan gue sadar, bukan bokap yang berubah, tapi kami (eh, gue, deh, kok ngajak-ngajak, haha) yang berubah. Perubahan pergaulan, pola pikir, kesibukan, dst dsb.
Yang padahal kalo dipikir-pikir, seberapa sibuk, sih, gue? Kerja juga hanya untuk eksistensi diri, bukan menghidupi keluarga seperti halnya bokap. Nyebelin banget, ya, diri gue waktu itu.

Ketika gue punya anak, mulai sering timbul friksi akibat perbedaan pandangan pola asuh.

Kemudian gue sadar, nggak bisa egois. Beliau pasti juga ingin yang terbaik untuk cucunya. Ingat kalimat "Kakek dan Nenek adalah kesempatan kedua seseorang menjadi orang tua"? Pasti mereka ingin memberikan lebih dari yang pernah mereka berikan ke anak-anaknya.

Dan, siang tadi review artikel tentang ayah, lalu mewek lah, si pentolannya #TeamMewek ini. Jadi teringat sama lagu Ayah-nya Ebiet G. Ade ini. Silakaaan:



Kalau sama ibu kita sudah kerap kali berterimakasih atas rahim tempat kita tumbuh, susu yang keluar dari payudaranya, peluk lembut, masakan, dsb-nya, bagaimana dengan ayah? Mungkin tak semua orang bisa seberuntung gue yang punya kenangan manis dengan bokap waktu kecil, tapi gue yakin, tanpa peran ayah, kita nggak akan ada di dunia ini :)

Love you, Dad :)

Monday, April 15, 2013

Music Monday: Sweet Disposition

Lagu ini salah satu soundtrack-nya 500 Days of Summer. Lagu ini dinyanyikan Temper Trap, salah satu band yang akan manggung bareng Blur tanggal 15 Mei besok di Jakarta. Hiks, doakan semoga saya bisa nonton!







Kalo denger lagu ini, gue sih, jadi inget masa muda *halah*. Soalnya musiknya macam bikin kita mengawang-awang. Terutama pas bagian:

A moment a love
A dream aloud
A kiss a cry
Our rights
Our wrongs
A moment, a love
A dream aloud
A moment, a love
A dream, aloud

Terus, jadi mengawang deh otaknya ke masa-masa ceria muda dulu, haha. Masa di mana pikiran masih main, kerja untuk eksistensi, nongkrong, gebet sana sini, huaaaah! It was a very good moment for me.

Masalah cinta-cintaan, pernah juga beberapa kali ngalamin yang satu jemput, eh, yang lain jemput juga. Haha! Antara dodol ngatur jadwal atau congkak pengen pamer :))
Tapi berkaitan dengan ini ada yang lucu.
Gue dekat sama si A dan si B. Di meja gue ada foto gue dan si A, terus pas si B main ke kantor (kebetulan kantor gue dulu terbuka dan si B memang ada kepentingan untuk bisa masuk-masuk ke ruangan gue), pas dia duduk di meja gue, eh dia ikutan majang fotonya di meja gue juga. LOL.
Ketika besoknya si A jemput, sesegera mungkin foto si B gue copot. Lalu pas si B jemput, fotonya dia (yang dia taro sendiri) langsung gue pasang lagi.
Seru banget dan sama sekali nggak gue anggap beban plus nggak gue pusingkan juga. Dibawa senang aja. Kalo ada salah satu yang marah, ya, ngapain juga marah? Wong nggak pacaran, weeek! :))

Ah, masa muda..

*postingan random abis*


Monday, April 8, 2013

Music Monday: Wish You Were Here

Lagu ini judulnya, sih, cukup neneng, ya. Tapi begitu tau yang nyanyi Pink Floyd, ummmh.... langsung terpana. Gue tau lagu ini cukup lama, tapi baru benar-benar ngeh lagu ini sekitar akhir tahun lalu :D

Lagu ini cukup pendek, standar rocker, lagu-lagu mereka biasanya pendek aja. Lagu ini diambil dari album berjudul sama yang mereka keluarkan tahun 1975. Jadul abis, ya, booo... bahkan bokap nyokap gue aja belum ketemu! Haha...

Kalau dari judulnya, pasti nebaknya, ya, menceritakan tentang kerinduan *ceile*. Dinyanyikan dengan gaya rocker plus petikan gitarnya, makin bikin lagu ini dalem banget. Dan menurut gue pas banget didengerin pas lagi rindu-rindu gimana gitu sama seseorang :D

*Padahal kalo baca di songmeanings.net, lagu ini ceritainnya tentang former leader Pink Floyd, Syd Barret, bo, LOL. Tapi sutralah, kita anggap aja lagu rindu, yak*

Ini liriknya:

So, so you think you can tell
Heaven from Hell,
Blue sky's from pain.
Can you tell a green field
From a cold steel rail?
A smile from a veil?
Do you think you can tell?

And did they get you to trade
Your heroes for ghosts?
Hot ashes for trees?
Hot air for a cool breeze?
Cold comfort for change?
And did you exchange
A walk on part in the war
For a lead role in a cage?

How I wish, how I wish you were here.
We're just two lost souls
Swimming in a fish bowl,
Year after year,
Running over the same old ground.
And how we found
The same old fears.
Wish you were here.

Kalo baca liriknya aja, kurang oke, emang. Karena liriknya emang nggak seromantis lirik lagu cinta-cintaan. Tapi, coba mari kita lihat video waktu Pink Floyd manggung:



Gimana? Cukup menyayat nggak? :D

Monday, April 1, 2013

Music Monday: Because You Loved Me

Tentu saja, ini bukan lagu favorit gue *denial*

Eh, tapi sungguh, gue tau dan bisa (bisa bukan berarti bagus, catat!) nyanyi lagu ini, tapi nggak ngefans sama sekali sama Jeung Celine Dion.

Lagu ini terngiang-ngiang karena kemaren 30 Maret pas seminar pernikahan Keys to Happy Marriage, lagu ini diputar, dan Mas Indra Noveldy selaku pembicara, bilang, "perhatikan liriknya, ya", berulang-ulang.

Alhasil, peserta yang udah mantengin seminar dari jam 8 pagi, banyak yang meneteskan air mata haru. Termasuk gue, tentunya #TeamMewek #GarisKeras #sikap



Dan, perhatikan liriknya, ya.

It's always about how you-you and you.
Sepaham banget sama Mas Indra bilang, bahwa pernikahan itu all about giving, bukan transaksional. Bukan lo jual, gue beli. Bukan lo beliin gue martabak, gue masakin lo indomie (ga sehat bener contohnya, hehe).

Dan yang paling #jleb, tidak ada bahagia dalam egoisme, serta tak ada egoisme dalam kebahagiaan. "jadi kalau masih mau egois, pernikahan Anda ga akan bahagia".

Serta pas terakhir Mas Indra bilang, "Miliki impian,goal, suatu hari pasangan anda mengatakan; "thankyou for being my wife/husband, I'm blessed"". Huhuhu... Sontak air mata menetes di pipiku ini *lebay*.

Yang ketinggalan livetweet kemarin, silakan lihat di timeline @mommiesdaily, atau search dengan #MDmarriage. Menurut gue, ini penting banget untuk semua pasangan, baik yang sudah menikah ataupun belum. Kenapa? Pernikahan merupakan fondasi utama dari sebuah keluarga.

Kalo kata emak gue, "ada yang namanya mantan suami/ mantan istri, ga ada yang namanya mantan anak". Nah, ini sebenarnya menunjukkan bahwa, hubungan dengan pasangan itu PENTING untuk dipupuk. Bukan berarti ke anak enggak, ya, tapi percayalah, cinta dan sayang ke anak itu nggak ada expired-nya. Kalo ke pasangan?

Dapet salam dari angka perceraian yang melonjak naik 81% selama 5 tahun terakhir :D

o, ya, tungguin artikel report lengkapnya di Mommies Daily, yaaa :)

Monday, March 25, 2013

Music Monday: Running

Bukan, bukan mau cerita tentang olahraga lari atau musik apa yang enak kalau lagi olahraga ini. Bukan juga mau cerita tentang my very 1st run race, yang ikutannya gegara Neng @deasynoviyanti hari Minggu 24 Maret kemaret (ini udah cerita namanya, malih).

Sesuai judul, ceritanya gue mau bikin postingan tentang musik setia hari Senin, ah. Tentu bukan analisa mendalam seperti halnyapara blogger andal, dong, ah.

Gue dan musik kayanya ga bisa dipisahin. Walaupun selera musiknya kadang berhenti di tahun 90-an (eh, nggak kadang, sih, tapi emang berhenti di era segitu, hihihi). Nah, ceritanya di setiap Senin, gue akan share lagu yang jadi song of the week, atau lagu-lagu yang sesuai dengan tema bulan ini *kebiasaan penulis, harus ada tema besar, haha*.

Lagu pertama yang akan gue share adalah Running yang dinyanyikan secara ciamik oleh Gwen Stefany Mari kita simak bersama-sama:



Liriknya:

Run
Running all the time
Running to the future
With you right by my side

Me
I'm the one you chose
Out of all the people
You wanted me the most
I'm so sorry that I've fallen
Help me up lets keep on running
Don't let me fall out of love

[Chorus:]
Running, running
As fast as we can
Do you think we'll make it?
(Do you think we'll make it?)
We're running
Keep holding my hand
It's so we don't get separated

Be
Be the one I need
Be the one I trust most
Don't stop inspiring me
Sometimes it's hard to keep on running
We work so much to keep it going
Don't make me want to give up


Yak, lagunya kalo berdasarkan pemahaman gue, sih, tentang perjalanan cinta, ya.
Dan entah kenapa, gue merasa ini lagu cocok banget sama kehidupan gue (terooos, akuin aja, terooos).


Yang namanya kehidupan percintaan, atau dalam tahap saat ini, pernikahan, pasti ada pasang surutnya. Hal yang wajar, tapi bisa jadi nggak wajar, sih, tergantung seberapa besar surutnya atau bagaimana kita menghadapi ketika momen surut terjadi.


Ceritain bagaimana surutnya pernikahan gue? O, trust me, gue alhamdulillah pernah mengalami saat surut yang sesurut-surutnya. Kenapa alhamdulillah? Ya, setidaknya sampai saat ini kami berhasil melewati masa itu. Ga berani bilang, surutnya udah lewat, karena seperti halnya air laut, pasti ada masa pasang surutnya.

Makanya, bagi gue, lagu ini pas banget. Kadang kalo ada yang merasa 'nyerah' atau surut, gue percaya, pernikahan harus dijalani berdua. Makanya "keep holding my hand, it's so we don't get separated..".

Jadi inget juga sama tweet-nya Indra @noveldy yang bilang bahwa pernikahan bukan lari sprint,  yang jarak pendek, cepet selesai dan harus speed tinggi. Pernikahan lebih mirip sama marathon, lari jarak jauh, yang sebelum dimulai kita harus stretching, atur strategi bagaimana supaya bisa selama lari jarak 42km itu bisa kuat. Ada jalannya, nggak lari terus, ya nggak apa-apa. Asalkan sama-sama berusaha untuk mencapai garis finish :)

Makanya, gue lagi ngerayu Igun banget supaya mau ikut ke Seminar Keys to Happy Marriage tanggal 30 Maret besok yang pembicaranya adalah Indra Noveldy itu. Semoga bisa membuka mata kami berdua selebar-lebarnya. Yang mau ikutan seminar ini, bisa akses detailnya di: http://mommiesdaily.com/keystohappymarriage/

Yuk, ah, supaya ga capek 'running' sendirian (atau merasa sendirian) :)

Thursday, November 29, 2012

Teridola Sepanjang Masa

Untuk idola, gue agak susah, deh, ngebayanginnya. Mungkin karena kebanyakan gue sukanya sama band, ya. Untuk penyanyi perempuan, ga ada bayangan, siapa gitu yang akan gue bela-belain nonton konsernya.

Beyonce, gue suka. Tapi pas dia konser di sini, biasa aja, tuh. Nggak segitu pengennya untuk nonton dia nyanyi dan joged-joged.

Setelah gue inget, inget, ada 1 perempuan yang gue suka. Gwen Stefani.

Perempuan ini usianya sekarang 43 tahun. Yap, 43 tahun. Gile, di usia segitu, gue harap masih sekeren Gwen tanpa terlihat lebay. Btw, 43 tahun itu kalo didengar sepertinya masih jauh, tapi kalo dihitung, nggak sampe 15 tahun lagi Deim.

Setiap lagu yang dia tulis, terutama yang berhubungan sama cinta-cintaan, itu kena banget dah, sama gue. Haha. Misalnya, Cool, yang mengisahkan tentang dia sama mantannya sekarang udah sahabatan.
Ada lagi nih, Underneath It All. Beberapa tahun yang lalu, kakak gue bilang, “lo denger lagu Underneath It All, deh. Itu kayanya cocok buat lo sama Igun”. Haha. Pas gue dengar, ternyata benar juga. Maksudnya di balik segala kecuekan dan ketidakramahan (siap-siap ditimpuk) wajahnya, he really lovely (ceile, abis dibeliin jersey tim sepakbola soalnya, haha).

Ini lagunya:



Nah, semalam gue baru ngeh sama lagu Settle Down-nya No Doubt. Ini dari album terbaru mereka setelah Gwen balik lagi ke No Doubt tahun 2008 lalu. Lagunya edan kerennya. Gwen pun, tetap sekeren awal kemunculannya tahun 90an.

Gue selalu suka sama lirik lagu yang Gwen bikin. Girl power banget lah pokoknya. Salah satu bait di Settle Down yang gue suka:

I'm fine (and nothing's gonna knock this girl down)
I'm hella positive for real, I'm all good no
I'm fine (and nothing's gonna knock this girl down)
It's kinda complicated that's for sure

“and nothing’s gonna knock this girl down”

Ah, just love it! Yuk mari disimak dan berjoget bersama.



Sayangnya nih, Gwen dan No Doubt belum pernah ke Indonesia. Kalo Gwen-nya terdekat kalo nggak salah pernah konser ke Malaysia. Ya gue nggak segitunya, sih, ngejar konser sampe keluar negeri (baca: nggak ada duitnya).

Kepada promotor music yang terhormat, boleh lho, No Doubt dimasukin ke list artis yang diburu tahun 2013. Saya nabung dari sekarang, deh!