Nyapres, Dagelan Baru

Belum kelar gue ketawa gegara ARB nyapres, eh sekarang udah ada dagelan baru lagi: Rhoma Irama siap maju di Pilpres 2014.

Wakwaow!

Ok, bahas yang pertama dulu, ya.

Warning: pembahasan ini datang dari orang yang BUKAN ahli politik, jadi maap-maap kalo cetek bin dangkal.

ARB, siapa yang nggak kenal lah ya, dia adalah empunya usaha dengan embel-embel Bakrie *kecuali Holland Bakrie #kriuk*.

Terjun ke dunia politik kayanya udah beberapa dekade, deh. Basic-nya pengusaha. Gue mah, tutup mata, ya, walaupun pernah PH tempat gue kerja dihutangin sama TV-nya sampe ber-M-M :D

Sampe kemudian salah satu anak perusahaannya *cmiiw* menyebabkan banjir lumpur di sebuah desa di Jawa Timur tahunnya agak lupa *sebenernya bisa googling, tapi kalo googling dulu ntar gue lupa mau nulis apaan lagi- ok, tmi*. Udah lebih dari 10 tahun musibah ini bisa dikatakan diabaikan. Entah berapa banyak keluarga kehilangan rumah, anak-anak ga bisa sekolah, kehilangan mata pencarian, dan harta.
Kalau nggak salah, beberapa tahun lalu sempat ada pernyataan dari pemerintah bahwa musibah 'Lapindo' ini dikategorikan sebagai bencana nasional.

Lah? Banjir, topan, gempa, tuh bencana nasional. Nah ini kan, human error (atau perusahaan error), deh, kayanya.

Nggak sedikit warga yang menuntut keadilan, tapi sampai detik ini rasanya permasalahan ini belum terselesaikan dengan baik.

Makanya gue ketawa pas dia mencalonkan diri untuk jadi presiden. C'moooon, benerin 1 desa itu, buktikan bahwa ga ada masalah, baru bisa nyapres. Walaupun mungkiiiin, dia nggak berkaitan langsung dengan musibah tersebut, tetap lah, namanya menjadi tokoh sentral pada kasus ini.

Bahkan Mbaknya Langit di rumah bilang, "dih, kaya gitu mo jadi presiden, Indonesia mau jadi apa?". Hear-hear..!!

Dagelan kedua dalam sejarah pencapresan datang dari si Raja Dangdut, Rhoma Irama. Oh iya, fyi, nama aslinya adalah R.H. Oma Irama, kemudian dimudahkan jadi Rhoma Irama.

Beberapa hari yang lalu isu ini mulai muncul di banyak media. Pas pertama dengar, reaksi gue, "CIYUUUUS?" :)))))

Asli deh. Untuk orang dengan latar belakang seperti dia, NGGAK BANGET! Dia bahkan kasi statement #tekonclang2012 "massa selalu membludak saat OM Soneta manggung, ini bukti bahwa elektabilitas saya tinggi".

OMG, pengen gue tepok jidatnya!!
Mau jadi apa Indonesia kalo pemimpinnya menentukan elektabilitas pencapresan dari jumlah penonton saat konser? Kalo gitu, Ariel bisa nyapres juga dong?!

Kebetulan gue pernah beberapa kali ketemu dia untuk keperluan syuting. Rempongnya, HASTAGAH! Dulu pernah ada 1 reporter gue yang pas mau wawancara dia, repot cari kerudung, karena dia ga mau diwawancara sama perempuan kalo ga pake kerudung. Talking about moral, siapa ya, yang ke gap tengah malam di apartemen perempuan cantik nan seksi, berduaan?! Kalo ga bisa nahan nafsu sendiri, ya itu masalah lo, bukan masalah perempuannya, dong! Helllooooh.. *emosional*

Yang begini mau jadi presiden? *cabutin bulu dadanya pake pinset*

Dari sekian banyak orang yang ada di Indonesia, emang nggak ada ya, yang sungguhan bisa mimpin negara ini menjadi lebih baik? Ya, memang, nggak gampang menjadi pemimpin sebuah negara. Nggak usah negara, mimpin keluarga aja pasti susah, kan, bapak-bapak?

Tapi gue rasa, balik lagi ke niat. Niatnya apa? Membawa kebaikan untuk negara? Atau membawa kebaikan untuk keluarga? Atau golongan?

Bahwa politik memang masalah kepentingan, itu benar. 100% benar. Jokowi yang dianggap manusia setengah dewa dan lagi dielu-elukan semua masyarakat pun pasti punya kepentingan. Sah aja. Asalkan nggak bikin masyarakat menderita untuk meraih kepentingan itu, silakan.

Jadi, bukan sekedar punya penonton konser banyak atau spanduk dan baliho dimana-mana, nyong, untuk bisa jadi presiden. It should be mooooore than that!

Semoga dagelan capres berhenti di Rhoma Irama.

Dan akan muncul seseorang yang high qualified untuk menjadi pemimpin Indonesia seterusnya. Setujuuuuu?

*ditulis oleh emak-emak yang ga niat untuk kelihatan pinter (karena emang nggak), semata-mata karena concern sama negaranya.


sent from my Telkomsel Rockin'Berry®

Lita Iqtianti

Aquarian, Realistic Mom, Random, Quick Thinker, a Shoulder to Cry On, Independent, Certified Ojek Consumer, Forever Skincare Newbie.

6 comments:

  1. gw setuju sama lo lit.. klo rhoma irama alasannya nyapres begitu.. so far Ariel pasti lebih menang di banding dia.. secara ariel lebih seksih di banding dia :))

    ampuunn gw sama ini negara, dagelan nya ngga abis2, kmrn ngeliat dahlan iskan di mpr aja udh geleng2.. ini ada lagi..

    hidup jokowi ahok.. !!!! *lohh =))

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, yoi! Kalo Ariel ada lah yang bisa dibanggain, punya presiden yang seksi :)))

      Hidup Jokowi Ahol :D

      Delete
  2. Yang kami butuhkan adalah Satria Piningit, bukan Satria Bergitar..:DD
    Salam kenal ya Lit...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Haha, betuul! Salam kenal juga, love your blog! Di rumah sama-sama dipanggilnya Ita lho :)

      Delete
  3. nanti kalo rhoma irama jadi presiden, apbn bisa abis untuk tunjangan istri

    ReplyDelete
  4. Sampe istri ke empat plus bonus 2 istri simpanan *ih, amitamitttt*

    ReplyDelete