Nakalnya Anak Muda

Hari ini ada lagi berita mengejutkan, Rafi Ahmad (plus 3 artis lain; Wanda Hamidah, Irwansyah, Zaskia Sungkar) ditangkap BNN. Mengejutkannya mungkin karena 4 sosok itu citranya nggak cocok dengan bidangnya BNN, yaitu narkoba.

Keempatnya artis. Dan, ya, dunia artis nampaknya akrab sama hal-hal berbau kenakalan narkoba/ miras. Padahal nggak semua, lho, begitu.

Berita terbaru, sih, mengatakan bahwa mereka berempat negatif, dan si pasangan suami istri hanya apes aja, wong datang pas penggerebekan, kok.

Gue ga mau bicarain hal itu. Masih terlalu dini (ceile) dan gue juga udah jauh dari dunia artis-artisan.

Masalah narkoba, rasanya siapa pun punya cerita. Entah itu keluarganya, tetangga, saudara, sahabat, atau diri sendiri.

'Perkenalan' pertama gue dengan narkoba atau ragam benda memabukkan adalah SMP. Weits, maksudnya kenalan adalah kenal langsung sama orang yang menggunakan, ya. Kalo make, mah, amit-amit. Alhamdulillah, masih waras.

Iya, SMP. Tahun 93-94 (20 tahun yang lalu, damn, I'm old!). Era itu trennya pil-pil, salah satunya pil BK. Nah, teman gue ada yang nenggak sampe berapa butir sekaligus, karena.....putus cinta. Oh, life!

Lalu, SMA. Mulai agak 'naik kelas'. Beberapa teman kecanduan jenis tertentu. Padahal mereka baik dan pintar *sigh*. Bahkan pernah melihat salah satunya sakau x_x.

Kuliah, lalu kerja. Sutra lah. Banyak. Kerja di usia dini, alhamdulillah bukannya bikin gue terjerat. Tapi malah bikin gue makin melek, bahwa yang begitu nggak baik. Eh, ini disambung karena 3 semester kuliah, gue sekalian kerja.

Wise man said, 'berteman sama tukang ikan, ga lantas membuat kita jadi tukang ikan'. Gue, alhamdulillah, walaupun memiliki teman yang begitu, tapi mereka nggak nawarin. Dan gue pun ga tergoda mencicipi. Kenakalannya hanya sebatas yang dalam bentuk cair, lah. LOL.

Lagian, sayang bener duit hasil kerja keras buat begituan? Mendingan gue jajan makanan enak, traktir bokap nyokap, beli tas, sepatu, atau hal lain yang berguna. Mungkin juga faktor keluarga kami yang sederhana, diajarin bahwa duit nggak datang dengan sendirinya, nggak punya pohon duit, bikin gue sayang mengeluarkan uang untuk hal seperti itu. Itu harganya mahal, kalo ketangkep polisi, bisa hancur masa depannya (bahasa ala PSA).

Masih banyak anak-anak muda yang sekarang terjerat narkoba. Saran gue, sih, jangan pernah mencoba. Apalagi kalo lo nggak tau sekuat apa diri lo menahan godaannya.

Mengatasnamakan penasaran?
Lo ga penasaran, gimana perasaan nyokap bokap lo kalo lo ketangkep polisi or even worse, mati karena OD?

Mau berapa banyak lagi orangtua yang habis tenaga dan hartanya karena kebodohan si anak terjerat narkoba? Harus berapa banyak air mata yang diteteskan, supaya anak-anaknya sembuh total?

Atau bagi yang udah berkeluarga, nggak kasihan sama anak-anak dan pasangan lo, terbengkalai gegara narkoba?

Semoga bahaya ini dijauhkan dari kami, kamu yang baca dan kita semua, Ya Allah. Amin.


sent from my Telkomsel Rockin'Berry®

Lita Iqtianti

Aquarian, Realistic Mom, Random, Quick Thinker, a Shoulder to Cry On, Independent, Certified Ojek Consumer, Forever Skincare Newbie.

10 comments:

  1. aku sempet kenalan sama narkoba, dulu sih mikirnya buat lucu2an dan setelahnya baru kepikiran ih aku bego bener ya lucu2an kok pake narkoba. tapi untungnya gak keterusan, cuma sekali doang pas ada pesta sama temen2 sma. fiuhh....

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waah, untung aja beneran cuma buat lucu-lucuan dan bener2 nyoba doang, ya. Biarin, deh, nakalnya masih muda, asal kapok dan malah jangan telat gitu, ya, nakalnya..

      Delete
  2. wah iya mesti say no to drug dah...
    salam kenal balik ya...

    ReplyDelete
  3. iya dulu gw pikir yang kaya gini cuma ada di berita doank lho lit sampe akhirnya sepupu gw ada yang di DO gara gara digrebek :(

    gile ya emang sih banyak orang blg karena dia broken home atau apa lah.. tapi kebanyakan si bilang karena awalnya ISENG!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ya ampuuun :( Ga kebayang gimana perasaan ortunya :(
      Walaupun demikian, broken home harusnya nggak jadi alasan, ya. Iseng dan penasaran atau ikut-ikutan itu sih yang jadi alasan utama..

      Delete
  4. iya nih jadi deg2an ngadepin anak-anak ntar pas ABG
    masih 10 tahun lagi euyyy #lapkeringet

    ReplyDelete
    Replies
    1. Huaaa, deg-degan banget bok! Yuk mari sama-sama belajar biar jadi sahabat anak juga, bukan sekedar orang tua :)

      Delete
  5. iya semoga aja kita di jauhkan dari hal hal seperti itu .. :)
    salam kenal yaa

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiin, semoga kita dan keluarga serta kerabat dijauhkan, ya...

      Delete