If You Tolerate This...

then your children will be next.. Ini kata Manic Street Preachers.Mereka emang hobi ya, ngasih judul lagi panjang-panjang :D

Belakangan ini lagi banyak sekali isu berkembang, mengenai pornografi pada anak, FPI yang nyerang diskusi/ bedah buku, atau berbagai konspirasi politik.
Kenapa gue bilang "kalo lo tolerate ini semua, maka anak kita yang jadi korbannya"?

Mengenai pornografi udah pasti, ya. Ga usah lihat ke masa depan, deh. Hari gini aja, kalau ada yang baca blog kakak gue, pasti pada tau yang gue maksud. Parah dan seram banget!
Semalam gue bbm-an sama salah satu teman yang wartawan di sebuah surat kabar Indonesia, maksud awal adalah ingin minta bantuan dia nulis berita tentang kasus perkosaan yang terjadi sama kerabat gue. Lalu dia yang punya adik yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Tentu dia miris sama berita ini. Terus dia cerita mengenai pengalaman liputannya di wilayah Jakarta Utara. Ada seorang anak yang masih kelas 6 SD, sudah kerja di sebuah klab malam! Jam kerja anak ini dari jam 9 malam- 3 pagi. Lalu, jam 7 pagi dia akan lanjut sekolah. GILA! Ini reaksi pertama gue.
Ternyata dia bekerja memang untuk alasan ekonomi. Bapak ibunya pengamen, dan mirisnya, anak ini senang-senang aja kerja begitu. Padahal di tempat kerjanya dia sering dipeluk-peluk sama om-om, atau pria sebaya ayahnya atau malah pantas jadi kakeknya. Miris :(
Gue jaman kelas 6 SD masih main galah asin! Sementara anak ini udah kerja bertank top, rok mini, high heels dan alis tercukur rapi. Konon dia sudah mau diambil sama dinas sosial, tapi sama orangtuanya ga boleh, Jelas ga boleh, ya, bisa dibilang, mungkin anak ini tulang punggung ekonomi keluarga :(

Mendengar cerita ini, gue jadi inget kisah salah satu teman SMP gue, yang saat itu udah jadi teman bobo om-om. Ngenes? Iyalah. Jaman gue SMP tuh, berarti tahun 90-an kan? Dia sempat ngajak beberapa teman yang perekonomiannya lemah untuk 'kerja' seperti dia.

Gimana ya, cara menyetop ini? Mungkin akan sulit, terutama bagi mereka yang melakukan ini dengan alasan ekonomi

*ini kenapa baru setengah udah ke publish? Sekarang mau nerusin udah lupa ngomongnya apa... T_____T*

Lita Iqtianti

Aquarian, Realistic Mom, Random, Quick Thinker, a Shoulder to Cry On, Independent, Certified Ojek Consumer, Forever Skincare Newbie.

2 comments:

  1. Lagi serius nyimak tiba-tiba baca:

    *ini kenapa baru setengah udah ke publish? Sekarang mau nerusin udah lupa ngomongnya apa... T_____T*

    Langsung ngakak deh.. :))

    Btw, Salam kenal mba, selama ini cuma jadi silent reader.. :P

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ini beneran gue lupa udah ngetik apa. Dasar wifi (gratisan) nyebelin T____T
      Untuk orang yang short term memories macam gue, yaudah dadah babay deh T_____T Padahal serius banget lho ini, topiknya.

      Salam kenal juga, ya :)

      Delete