Music Monday: Magic!



Suatu hari gua diundang sama V Radio 106,6 FM untuk ngobrolin tentang buku Mommies Daily Me Time. Penyiarnya kebetulan emang udah kenal, Indy. Jadi asiklah kami ngobrolnya baik secara on air apalagi off air. Haha. 


Pas lagu lagi diputar, kami ngobrol kan. Tau-tau playlist-nya masuk ke sebuah lagu yang nggak asing banget di kuping gue. Bahkan kayanya setiap hari kalau lagi di jalan dan dengerin radio, pasti masang lagu ini.

Berhubung selera musik eike berhenti di tahun 90-an, jadi nanya lah sama si Ibu Penyiar. “Bok, ini lagu apa ya? Kok gue sering banget dengerin lagu ini”. Bukannya jawab, Indy malah ngakak. “Ini Magic-nya Rude, emang lagu heits bok pasti lo sering denger kan?”.

Pertama, Rude? Siapa pula mereka? Gue suka karena emang musiknya ala-ala ska, terus suka nangkep beberapa kalimat lagunya lumayan catchy. Apalagi pas tau keseluruhan lagunya tentang apa, gue makin merasa ini lagu kok lumayan mirip sama cerita gue..

*kebiasaan, nyambung-nyambungin cerita hidup sama sebuah lagu*


Jadi lagu ini intinya adalah bercerita tentang seorang cowok yang berhubungan sama seorang cewek tapi nggak disetujui sama orangtua si cewek. Si cowok udah minta izin sama orangtuanya, ngomong baik-baik, tapi kok keluarganya tetap nggak menerima? Si cowok pokoknya bersikukuh bahwa someday bakal ngawinin si cewek dan orangtua si cewek kudu terima :D

Kemiripannya sama gue?

Dengan selera gue yang di luar kebiasaan saat memilih pacar, bukan sekali dua kali gue berhadapan dengan situasi seperti lagu ini. Dengan suami yang sekarang juga gitu kok awalnya. Walaupun alhamdulillah semuanya berjalan dengan lancar :D

Ketika jadi orangtua, gue paham sih kenapa kita pengin yang terbaik buat anak kita. Saat ini, mungkin pemikiran yang terbaik masih seputar nutrisi, tontonan, mainan, pendidikan, dsb. Di level tertentu atau beberapa tahun lagi, masalah yang terbaik buat anak mungkin udah masalah pacar-pacaran (OH NO, NOT THAT FAST!).

Lalu gimana caranya supaya orangtua bisa menerima keinginan kita sebagai anak? Menurut gue satu yang perlu dilakukan yaitu pembuktian. Untuk masalah apapun ya, mau soal jodoh, kerjaan, pilihan jurusan kuliah, dan lain sebagainya.

Misalnya masalah pacar nih. Buktikan bahwa si pacar nggak seburuk penilaian orangtua kita. Misalnya nih, orangtua nggak suka karena penampilannya si pacar. Ya minta dong si pacar untuk mengubah penampilannya sedikit untuk ambil hati orangtua. Bukan berarti palsu ya, tapi kan at the end, kita sama si pacar kudu bekerjasama untuk menunjukkan keseriusan (kalo emang serius). Dan dengan begini juga kita bisa lihiat si pacar serius nggak mau menuhi permintaan kita? Kalo dia malah mengabaikan orangtua kita, berarti he’s not worth it. Simple kan?

“Enak aja lo ngomong Lit, kalo udah cinta gimana?”

Iya sih. Tapi pikirin deh. Kalau pas pacaran aja si pacar ini nggak acuhin omongan orangtua lo, apa kabar pas udah nikah nanti? Udah banyak lah cerita dari orang seumuran kita tentang mertua yang nyinyirnya bak sinetron. Tapi nggak sedikit juga kalau kita melihat dari sudut pandang orangtua, tindakan menantu/ anak yang semena-mena sama orangtua/ mertuanya.

Omongan orangtua, menurut gue nggak selalu selamanya benar. Tapi bahwa orangtua selalu ingin yang terbaik buat anaknya entah gimana caranya, bisa dijadikan pertimbangan buat kita dalam berpikir dan memutuskan suatu hal.

Serius amat, kak.
Mari kita berdendang bersama!



*Btw, Music Monday muncul lagi berkat @citracibs yang bilang bahwa dia suka kalo gue bikin Music Monday. Asiiiik :D

Lita Iqtianti

Aquarian, Realistic Mom, Random, Quick Thinker, a Shoulder to Cry On, Independent, Certified Ojek Consumer, Forever Skincare Newbie.

5 comments:

  1. Ayo mbak bikin lagi Music Monday, jadi pingin ngintip

    ReplyDelete
  2. Lit, kayaknya kita bisa nyambung gara gara selera sama ya. Sama sama suka nyambung2in lirik lagu sama kehidupan hahahahahaa..

    Jadi pengen ikutan buat kategori musik begini di blog *anaknya latah*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha, elo juga ya Ki? Gila gue bisa bikin skenario sendiri kalo lagi denger lagu, pokoknya yang nggak nyambung ya tau2 bisa nyambung!

      Silakan bikin, jangan lupa mention saya ya, numpang tenar di blog elo :))))

      Delete
  3. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete