Passion or Money?

Kalo katanya para Career Coach kan ya, harus bisa menemukan pekerjaan yang sesuai dengan passion kita. Bagaimana menemukan passion?

Gue mah udah pasti bukan Career Coach, emak2 coach juga bukan, writing coach pun bukan. Patokan gue hanyalah, selama nyaman dan menyukai pekerjaan, bisa dianggap sesuai passion.

Tahun 2012 ini adalah tahun kesebelas gue bekerja. Yap, gue kerja dari tahun 2001, padahal gue angkatan 99 jadi usia gue baru 31 th. Dan kerjaan itu bukan yang magang, jadi SPG, freelancer gitu lho, bener2 kerja full time kantoran. Lah kok bisa kerja dari usia 20? Faktor keberuntungan aja sih kayanya. (Dan ketidakberuntungan karena mengakibatkan kuliah molor hingga 6 tahun *nyengir* ).

Alhamdulillah selama gue kerja, nggak pernah sekalipun bekerja yang tidak menyenangkan. Semuanya nyenengin, semuanya nyaman buat gue. Kecuali ada lah 1 yang agak bikin gue kuciwa. Tapi semuanya berhubungan sama kesukaan gue, yaitu menulis. Emang di tv elo nulis, Lit? Weits, kebetulan gue waktu di PH begini-begini adalah Head Creative lho! Padahal baru usia 24th *bangga bener-boleh ya, sekali2 sombong? Apalagi yang bisa disombongin, hihihi*. Pas di tv juga gue kebanyakan bikin program tv dan lebih in to kreatif/ penulisan naskah, dsb-nya daripada persoalan tekhnis. Pusing bok tekhnis, ngegaris aja gue mencong-mencong :D

Menurut gue sih nih ya, untuk adik-adik yang lagi cari kerja, penting banget untuk menemukan passion saat bekerja. Susah? Ya pasti lah. Yang pertama harus dilakukan adalah, mencintai pekerjaan. Kalo udah cinta, kerjaan banyak atau kudu nginep kantor 6x seminggu juga nggak masalah <-- pengalaman pribadi.

Sampai jaman udah emak-emak pun, alhamdulillah selalu kerja di tempat yang menyenangkan. Nggak heran kalau gue bilang, me time gue adalah di saat kerja. Lah kalo ada yang nggak percaya, coba situ cek lagi, mungkin kerjaan kamu nggak sesuai sama passion-nya ya? Atau working only for money?

Gimana nggak me time, waktu di tv kerjanya review program, ngomongin konsep program tv, meeting sama orang2 hebat tentang program tv, nyenengin kan? Di 21, kerjaannya review film melulu, asyik kan? Di Mommies Daily, kerjaannya nulis, dateng ke seminar parenting/ kesehatan/ event, dan menggunakan socmed sebagai sarana kerjaan. Eksis juga kan?

Suami gue juga salah satu penganut bekerja harus sesuai passion dan kenyamanan. Kami sama-sama alhamdulillah bisa kerja sesuai dengan passion. Mungkin yang kami dapatkan nggak sebanyak jika kami mau bekerja untuk uang, tapi kenyamanan dan kesesuaian dengan passion itu penting.

Kalo udah kerja sesuai passion ternyata keluar juga, biasanya karena urusan politik. Tau sendiri lah, office politics, we don't like it! Ga suka aja gitu terlibat sama politik kantor, wong kami sudah bersyukur kerja di tempat yang sesuai sama minat dan niatnya cari nafkah dari situ kok.

Masalah lainnya yang datang biasanya adalah karena tawaran kerja di tempat yang sama-sama sesuai dengan passion kami. Huff.. :D

sent from my Telkomsel Rockin'Berry®

Lita Iqtianti

Aquarian, Realistic Mom, Random, Quick Thinker, a Shoulder to Cry On, Independent, Certified Ojek Consumer, Forever Skincare Newbie.

No comments:

Post a Comment