Writers Block

Kalo yang berprofesi penulis atau yang hobi nulis, pasti kenal sama istilah ini. Kalo kata wikipedia, ini adalah sebuah kondisi di mana seorang penulis kehilangan kemampuan untuk menulis.

Kalau gue biasanya mengasosiasikan ini dengan kehilangan ide untuk menulis. Yah, kadang idenya ada tapi entah kenapa sulit aja untuk menuangkannya. Kadang,udah kebayang judulnya apa, tapi bentuk tulisannya kabur. Kadang udah nemu paragraf pembuka bahkan sampe setengah tulisan, tapi ga bisa endingnya. Kadang malah udah nemu ending yang bagus, tapi bingung pembukanya apa.

Dalam kasus gue saat ini, hampir setiap hari gue menulis everything related to parenting, school, home, health, etc. Bosen? Nggak juga, karena dalam parenting, ada 1001 cerita yang selalu baru setiap hari.



Karena otak gue suka bekerja secara random, maka kadang suka writers block kalo ada artikel pesenan alias sponsored post. Untung kalo otak yang random ini keluar idenya cocok dengan yang dipesan, kalo nggak? Bisa berhari-hari nemu mood yang pas untuk nulisnya.




Yang gue lakukan biasanya:
- browsing, mencari tulisan dengan tema sejenis lalu berusaha bikin dari angle berbeda. Untungnya karena sifat tulisan yang dihasilkan sifatnya personal, jadi tulisan-tulisan hasil browsing hanya dimanfaatkan untuk memperkaya wawasan aja.
Browsing ini gue yakin sangat bermanfaat buat orang yang kerja di bidang kreatif. Syukur-syukur malah jadi dapet ide untyk bikin hasil karya yang lain selain yang dipesan.
Walaupun nggak jarang, keasyikan browsing malah lihat yang nggam-nggak *dadah-dadah ke market plaza*
- buka forum femaledaily.com
Karena kerjaan gue erat kaitannya dengan perbincangan di forum, jadi gue bisa dpat buanyaaaaaaak ide dari sana. Mau cari apa juga ada. Dari lipstik sampe sepatu, clodi sampe stroller, liburan keluarg sampe cara resign kantor.
- dengar musik.
Ini wajib banget. Makin kenceng jenis musik yang dipilih, makin berat cobaannya, LOL.
Baru-baru ini dong, nemu playlist ska punk di #nokiamixradio, beuh, menjelang akhir tahun kemaren makin sering aja berkumandang di telinga, hah!
- buka foto.
Buka-buka foto lama baik yang di file atau socmed, kadang ngebantu. Contoh nih, stuck artikel buat mommiesdaily.com gue buka file foto nemu foto Langit lagi gunting kertas. Voila! Jadi deh artikel tentang manfaat menggunting bagi balita.
Contoh lain yang amat sangat tidak penting adalah bisa dilihat di blogpost persis sebelum ini. Intinya gue mau menceritakan kelelahan minggu kemarin yang kudu bangun sebelum ayam berkokok tiga kali dan melakukan aktivitas fisik. Tapi gue sendiri terlalu lelah cerita detailnya. Nemu foto Bang Mandra yang pernah ada di grup kantor, dan bagi gue itu pas banget menceritakan kegiatan seminggu kemarin :D

Kebayang deh, gue aja yang nulis artikel-artikel pendek suka mati gaya. Apa kabar penulis novel ya? Pantes aja banyak yang hasilnya kadang kita rasa harusnya bisa lebih bagus lagi, secara nulis panjang itu membosankan. Setidaknya bagi gue yang otaknya random. Makanya nulis novel nggak kelar-kelar, hoho.. Ini mah jadi curcol.

Lita Iqtianti

Aquarian, Realistic Mom, Random, Quick Thinker, a Shoulder to Cry On, Independent, Certified Ojek Consumer, Forever Skincare Newbie.

No comments:

Post a Comment