Makhluk Itu Bernama Bajingan

Dia masuk ke rumahku tanpa permisi. Dengan tutur katanya yang manis, membuat semua orang percaya. Dan tentunya, ibuku.

Perlahan tapi pasti, ia mulai rutin berada di sana. Di tempat yang seharusnya ayahku berada. Di ujung meja makan, di atas mobil kesayangan ayah, bahkan di tempat tidurnya. Ya, itu kata kakak-kakakku. Aku tak pernah ingat pada ayah. Ia meninggalkan kami ketika aku masih kecil. Ke surga, katanya.

Sosoknya yang menawan, membuatku merasakan kehangatan perhatian seorang ayah. Ia baik. Sayang sekali sama aku dan ibu.

Tapi aku heran, kenapa kakak-kakakku benci sama dia? Kenapa saudara-saudara ibuku nggak pernah mau menyapanya? Bahkan ada yang menyebutnya dengan 'Si Anjing'.

Apa ini berhubungan dengan orang-orang berkulit hitam yang menggedor pintu rumah kami jam 2 pagi tadi?
Apa berhubungan dengan beberapa ibu-ibu yang suka datang ke sini sambil menangis minta uangnya dikembalikan?
Apa ini berhubungan dengan kami harus keluar dari rumah megah kami ke rumah sederhana?
Oh, atau berhubungan dengan mobil-mobil kami yang sekarang sudah nggak nangkring di garasi, ya?

Ah, aku tak tahu.
Aku punya kebencian tersendiri pada pria itu. Aku nggak tahu harus cerita pada siapa. Ibu pasti akan anggap aku berkhayal. Kakak-kakakku pasti akan semakin membenci ibu yang mengizinkan pria itu masuk dan menguasai keluarga kami.

Aku hanya cerita sama kamu, ya, kenapa aku benci sama pria itu. Hanya satu alasan: ia kerap memintaku tidur bersamanya tapi aku harus melepas celana dalamku.


:'( :'(

*seperti cerita film? Nggak. Ini bisa terjadi di mana saja. Bahkan oleh orang terdekat kita :'( *

Powered by Telkomsel BlackBerry®

Lita Iqtianti

Aquarian, Realistic Mom, Random, Quick Thinker, a Shoulder to Cry On, Independent, Certified Ojek Consumer, Forever Skincare Newbie.

13 comments:

  1. jadi bajingan itu bapak tirinya, Lit ?
    #salah fokus
    #lagiLemot

    ReplyDelete
  2. astagfirullah mbak litaa :((((

    ReplyDelete
  3. Replies
    1. unfortunately, iya, Moet. True story :(

      Delete
  4. Ya ampun, trus gimana akhirnya? Sedih bgt cerita ini

    Nonikhairani.wordpress.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Belum ada akhirnya, mbak. Minta doa ya ;(

      Delete
  5. Langsung emosi jiwa bacanya pagi-pagi.
    sering bgt denger cerita begini di TV, biasanya memilih switch channel krn ga sanggup liatnya selalu emosi, melaknat semoga ditaro di neraka dunia & akhirat.
    semoga si mawar -siapapun namanya- selalu diberi ketabahan & segera dijauhkan dari bajingan itu ya

    ReplyDelete
    Replies
    1. Amiiiin... terimakasih mbak.
      Neraka paling bawah tempatnya...

      Delete
  6. sedih bangeeett... :'(
    bajingan banget itu orang ya :(

    ReplyDelete