My Little Fruit Monster



Langit doyan buah. Amat sangat doyan!
 
Pokoknya dia akan lebih berbinar-binar melihat buah dibanding lihat cokelat atau camilan lain yang lazimnya disukai sama anak-anak. 


 
Kok bisa?
 
Nah, banyak nih yang nanya hal ini ke gue. Setelah gue pikir, alasannya ternyata cuma satu, yaitu karena..


Di rumah selalu nyetok buah.
 
Kulkas di rumah selalu ada buah. Mulai dari buah reguler sampai buah musiman. Jadi kalo pengin ngemil, opsinya selalu buah. Bukan sok sehat, tapi emang kebetulan gue dan suami doyan buah juga jadi kami selalu ada stok buah di rumah.
 
Itu aja sih alasannya. Jadi dari kecil, camilan yang disiapkan memang selalu buah. Mungkin itu ya, alasannya kenapa Langit lebih doyan buah dibanding jenis camilan lain.

Saking doyannya Langit sama buah, gue sampe harus membatasi lho. Ya gimana nggak, dia itu kalo dibiarkan jeruk setengah kilo bisa habis sendiri! Belum termasuk melon, semangka, dan aneka jenis buah lainnya.
 
Asik bangeeeet?
 
Jerit ibu-ibu yang anaknya ga doyan buah. Haha.. Iya sih, di satu sisi alhamdulillah Langit makan buah tanpa dipaksa atau dimodifikasi jadi jenis camilan lain. Tapi di sisi lain, gue takut anak gue kelebihan asupan buahnya. Ntar avitaminosa, gimana? LOL.
 
Tapi serius, saking takutnya kelebihan gue sempet nanya sama ahli gizi akan hal ini. Alhamdulillah katanya nggak apa-apa. Cuma memang, karena buah mengandung serat tinggi, takutnya si anak keburu kenyang dari makan buah sehingga nggak mau makan lainnya. Nah, ini yang nggak bagus. Karena kekenyangan makan buah, alhasil dia nggak makan asupan gizi yang didapat dari jenis makanan lain. Seperti karbohidrat, protein, dan lain sebagainya. Secara anak-anak kan masih dalam masa pertumbuhan ya, jadi beda lah sama kita yang dewasa. Mereka masih butuh kalori tinggi untuk memaksimalkan pertumbuhannya.
 
Kemarin gue baca artikel di dailymail yang bilang bahwa banyak orang tua yang takut anaknya obesitas jadi lebih banyak kasih buah dibanding camilan atau makanan lain. Padahal, ya seperti yang gue sebut di atas, anak masih butuh kalori tinggi karena pertumbuhan dan metabolisme mereka. Tapi bukan berarti dibiarkan makan asal-asalan lho ya, yang ada malah memicu penyakit lain. Hiiih. 
 
Akhirnya, gue memang membatasi asupan buah Langit. Membatasinya nggak strict, fleksibel juga lah. Setidaknya nggak satu buah melon dihabisin sendiri deh!

Buibu ada yang anaknya bermasalah sama buah nggak? Share dong.

Oiya, bagaimana dengan sayur? Alhamdulillah Langit masih termasuk yang doyan sayur. Brokoli, bayam, kacang panjang, buncis, oyong, dan teman-temannya masih mau dia makan. Caranya gampang aja, ditanya mau makan sayur apa hari ini? Kalau dia yang minta, pasti dihabisin. Hehe.

Lita Iqtianti

Aquarian, Realistic Mom, Random, Quick Thinker, a Shoulder to Cry On, Independent, Certified Ojek Consumer, Forever Skincare Newbie.

2 comments:

  1. udah komen di fb ..
    qila juga doyan buah
    buah favoritnya melon dan strawberry
    tapi ga kayak langit sampai harus dibatasin sih. sayur juga qila masih mau makan.
    tapi anaknya susah makan nasi (sambil ngaca sama diri sendiri ini)
    kalau eisha buah cuma mau yang manis macam anggur dan lengkeng, kalau buah lain mau asal rasanya manis. Sekarang malah susah juga makan sayur, walaupun diselipin dia tahu dan bisa dilepeh deh hiks jadi peer bener buat gw bisa memasukan sayur ke perut eisha heheheh

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha tiap ibu tantangannya beda2 yaa.. Langit ini malah rada susah makan nasi, kalo makan nasi bisa lamaaaaa banget! Hoosh!

      Delete