Perempuan itu Kuat

Yap, semua setujuuu..?
Dari hal yang paling ringan, rasa sakit menjelang menstruasi setiap bulan, misalnya. Walaupun banyak yang sampe kaya mau pingsan (lirik @irrasistible) tapi pada umumnya perempuan masih bisa berpikir dengan jernih harus ngapain di kala itu *hello Kiranti :)) *
Ketika perempuan sudah bisa mengatasi rasa sakit menstruasi, datanglah saat2 menegangkan yaitu hamil dan melahirkan (ini nggak dihitung berapa banyak jumlah perempuan yang mengaku merasa sakit pada saat malam pertama pernikahan mereka ya). Gue waktu melahirkan sayangnya nggak dikasih kesempatan untuk merasakan sakitnya kontraksi sih, tapi hampir 99% perempuan yang gue temui mengakui bahwa melahirkan itu SAKIT. Lebayatunnya sih, kebahagiaan saat melihat bayi mungil itu lahir bisa menutupi rasa sakit selama proses melahirkan, tapi teteub bok, (katanya) SAKIT.
Pasca melahirkan, jangan dikira kehidupan seorang perempuan bisa tenang2 aja. Menyusui bagi beberapa ibu juga menyakitkan loh. Nipple crack, milk duct, dan aneka keluhan lainnya mewarnai kehidupan para perempuan menyusui.Tapi para busui ini terus melakukan menyusui seakan2 nggak menghiraukan puting lecet atau bahkan berdarah. Busui nggak peduli harus makan aneka makanan aneh demi supply ASI tetap lancar.
Demi anak2 mereka, demi buah hati mereka, perempuan menyisihkan rasa sakit yang mereka rasakan demi orang lain.

Perempuan itu kuat,
Saat mereka dikhianati atau sakit hatinya sehingga rasanya mau nangis semalam suntuk, dia tetap bisa menutupinya dengan senyum di hadapan anak2 mereka.
Belajar dari orang2 sekitar, gue bisa memastikan banyak perempuan yang kondisinya sedang luka batin *ceile* tappi harus bisa tersenyum dihadapan anak, teman, saudara atau bahkan orangtua mereka.
Banyak perempuan bisa menyembunyikan tangis dengan senyuman.
Banyak perempuan bisa menyembunyikan gundah dengan riang gembira.

Sekarang bandingkan dengan laki2 ya (yah memang gue belum pernah jadi laki2 sih)
Berdasarkan pengamatan gue, rasa sakit fisik yang mereka harus tanggung seumur hidup hanyalah SUNAT. Eh, belakangan ini sunat juga banyak yang semakin canggih. Smart clamp lah, laser lah, kayanya bentar lagi ada sistem yang putus sendiri (emang buntut cicak ape.. hihii).
Dan jarang banget gue dengar cerita (iyeeee, karena banyak temen gue yang berjenis kelamin laki2) mereka kesakitan pas malam pertama. Life is so unfair, huh?
Saat istrinya kesakitan antara hidup dan mati kala proses melahirkan, pada umumnya suami masih bisa makan, telp2an sama teman, atau ngerokok :)
Ada sih yang cerita selama istrinya kontraksi, gigitin tangan suami sampe berdarah2. But hey, itu kan luka bisa sembuh seketika, cing! *ceile cing, 80an bener*
Cerita lain, ketika pria sakit hati, ya mereka bisa nongkrong sama teman2, have fun lah!
Sementara perempuan? Ketika mereka berkeinginan menghilangkan penatnya atau lukanya sesuai dengan gaya mereka waktu single, ada anak yang harus disusui, ada anak yang harus ditiduri, ada anak yang menangis mencari mereka saat mau tidur.. (Sekalian curcooool, apa kabar billiard, karaoke, konser musk)

Berapa banyak perempuan yang mewek karena kangen sama anaknya kala berpisah karena harus ngantor? Terdengar lebay? But that's the fact!
Perempuan nggak cuma harus menanggung hamil, melahirkan, menyusui, dsb akibat kodratnya dengan rahim di tubuh mereka, tapi ditambah juga dengan cari nafkah membantu perekonomian rumah tangga. We, women are very strong, huh?!

Cerita lain lagi, berapa banyak laki2 yang sanggup tahan lama hidup sendiri pasca putus sama pacar, cerai sama istri, atau ditinggal mati?
Survey kecil2an dari orang2 yang gue kenal, rata2 pihak laki2 akan move on duluan dibandingkan perempuan. Malah ada yg baru 3 bulan cerai sudah menikah lagi. Entah karena cinta atau memang laki2 lebih lemah sehingga ga bisa hidup sendiri?
Sementara perempuannya, berjibaku sendiri antara mencari nafkah demi anak2 mereka dan mengayomi si anak. Pria menikah lagi, beranak pinak lagi dengan keluarga barunya. Kasihan ya?
Kasihan para lelaki, ternyata nggak sekuat yang gue kira..


sent from my Telkomsel Rockin'Berry®

Lita Iqtianti

Aquarian, Realistic Mom, Random, Quick Thinker, a Shoulder to Cry On, Independent, Certified Ojek Consumer, Forever Skincare Newbie.

No comments:

Post a Comment