Tantangan Puasa Tahun Ini: Ujian Kenaikan Kelas!



Waktu cepat banget berlalunya, ya. Rasanya gue kemarin malam tahun baruan di Karimun Jawa, eh tahu-tahu minggu depan udah bulan puasa aja. 

 
Ambil positifnya deh, katanya kan time flies when you’re having fun. Nah, berarti kemarin gue bersenang-senang. Ya kan? Iya aja udah, deh.

Persiapan menjelang puasa ngapain aja nih?

Yang pasti pertama adalah, SUDAH BAYAR HUTANG PUASA TAHUN LALU, BELUM NIH?
Haha.

Kalo gue, Alhamdulillah, kebiasaan lepas idul fitri langsung lanjut puasa buat puasa Syawal dan gantiin. Jadi setelah itu nggak mikirin lagi hutang puasa. Mumpung badan masih terbiasa dengan puasa, kan.

Lalu yang ke dua, biasanya buibu nyiapin menu buat sahur dan buka puasa.

Urusan yang satu ini, walaupun bukan gue yang masak, tapi gue masih mengarahkan lho, makanan apa buat sahur dan buka puasa. Apalagi Langit kan udah ikut puasa juga.

Perkara mengajak anak puasa, pernah gue tulis di blog ini, sih.

Untuk persiapan mental, insyaallah Langit sudah cukup siap. Secara ini tahun ke tiga dia puasa. Paling sudah mulai diingatkan bahwa sebentar lagi kita akan puasa lagi aja.

Nah, yang agak kasihan sebenarnya adalah, tahun ini pertama kalinya puasa berbarengan dengan UKK alias Ujian Kenaikan Kelas. Walaupun bukan Tiger Mom yang ketat urusan belajar saat UKK, tapi cukup khawatir juga sama staminanya selama puasa nih. Gue khawatir karena jam tidur pasti lebih pendek, kan. Dan otaknya harus bekerja lebih keras pula dibanding hari sekolah biasa. Mana Langit bukan tipe anak yang tidur siang, pula.

Idealnya kan bangun sahur, tidur sebentar sampai jam 6, lalu siap-siap sekolah. Lalu pulang sekolah jam 12-an, sekitar jam 2-an sampai sore tidur siang gitu, ya. Lalu malamnya belajar. Lah, anak gue bukan tipe yang bisa tidur siang, nih.

Kemarin waktu syuting talkshow di salah satu stasiun TV, narasumber episode yang lain kebetulan adalah dokter gizi, jadi gue sempat tanya-tanya sama beliau gimana mengakali asupan nutrisi supaya tetap cukup dan menjaga stamina anak selama puasa. Plus, boleh nggak sih sebenernya anak seusia Langit udah puasa full day?

Menurut bu dokter, anak seusia Langit sudah boleh banget puasa. Yang penting saat sahur dan buka puasa asupannya dijaga tetap seimbang. Jadi sebenernya hanya jam makan yang bergeser gitu, lho.
Bu dokter bilang, makan seperti biasa, cukupkan kebutuhan karbohidrat, protein, lemak baik, serat dan vitamin. Bu dokter kemudian menyarankan bila perlu,tambahkan vitamin selain yang didapat dari makanan alami.

Untuk urusan ini, kebetulan gue bukan tipe ibu yang rajin kasih anak vitamin. Kalaupun kasih vitamin, pasti lebih pilih yang bentuk permen. Yah, apa lagi alasannya kalau bukan supaya dia nggak berasa kalau sesungguhnya lagi makan vitamin?

Menjelang puasa, gue kenalin Langit sama vitamin baru yaitu Champs Multivitamin with Taurine. Multivitamin Champs ini mengandung kebaikan 10+1 Nutrisi. 



Kenapa gue pilih ini? Utamanya karena mengandung Taurine, sih.

Taurine is an amino sulfonic acid, but it is often referred to as an amino acid, a chemical that is a required building block of protein. Taurine is found in large amounts in the brain, retina, heart, and blood cells called platelets. The best food sources are meat and fish. – from webmd.com

Karena tahun ini puasanya sama UKK, jadi butuh vitamin yang nggak hanya membantu ke stamina tubuh tapi juga fokus ke otak dan konsentrasi. Champs MV Taurine dengan kandungan Taurine ini  selain berfungsi buat otak juga membantu memelihara kesehatan mata, karena distribusi taurine di dalam tubuh paling tinggi ke area retina. 



Tahu sendiri kan ya, anak-anak zaman sekarang lekat banget sama gadget. Walaupun Langit bukan anak gadget, tapi paparan sinar biru dari TV juga ngaruh banget, kan. Belum lagi kalau dia belajar suka di tempat sesukanya yang cahanya belum tentu memadai buat mata.

Selain itu, pilihan rasa buah lecinya juga unik. Biasanya kan vitamin anak kalau nggak stroberi, ya jeruk. Kebetulan Langit juga suka banget sama leci. Kalau kami makan di resto aja, minumnya selalu es teh leci. Hehe.

Dan ini beneran, Champs Multivitamin with Taurine enak banget! Gue sempet cobain dulu sebelum kasih ke Langit, enak bok! Yang lucu nih, waktu pertama cobain ini ke Langit lagi ada sepupu-sepupunya, kan. Lalu mereka gue kasih untuk cicip. Eh, pada doyan semua dan kemudian merengek ke ibu masing-masing untuk minta beliin “vitamin kaya Kakak Langit”, haha. Lumayan, kecil-kecil anak gue udah jadi influencer di gengnya :D



Selamat beribadah puasa, ya. Semoga puasa kita nggak sekadar lapar dan haus, tapi lebih dari itu. Buibu yang anaknya masih belajar puasa, siapin stok sabar lebih banyak untuk menghadapi pertanyaan “Maghrib masih lama nggak?”. Hehe.

Lita Iqtianti

Aquarian, Realistic Mom, Random, Quick Thinker, a Shoulder to Cry On, Independent, Certified Ojek Consumer, Forever Skincare Newbie.

2 comments:

  1. Anakku yg nomor 4 nih baru mulai belajar puasa tahun ini. Tahun kmrn masih setengah hari buka terus nyambung lagi. Kepikiran jg buat nyari vitamin buat dia.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, semangat-semangat! Kalau sudah ada kakaknya, aku kebayangnya lebih mudah biasainnya karena ada contoh nyata. Bener nggak mbak?

      Delete